Tampilkan postingan dengan label Teknologi Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi Informasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Mei 2013

Aritmatika Biner


Penambahan Bilangan Biner

Rules :
0 + 0 = 0
0 + 1 = 1  
1 + 0 = 1
1 + 1 = 0 (carry of 1) ---> memberikan digit 1 ke kiri

Penjumlahan Biner serupa dengan penjumlahan pada bilangan desimal. Dua bilangan yang akan dijumlahkan disusun secara vertikal dan digit-digit yang mempunyai signifikasi sama ditempatkan pada kolom yang sama. Digit-digit ini kemudian dijumlahkan dan jika dijumlahkan lebih besar dari bilangan basisnya (10 untuk desimal dan 2 untuk biner), maka ada bilangan yang disimpan. Bilangan yang disimpan ini kemudian dijumlahkan dengan digit disebelah kirinya, dan seterusnya. Dalam penjumlahan biner, pinyimpanan aka terjadi jika jumlah dari dua digit yang dijumlahkan adalah 2.

Selasa, 16 April 2013

Sistem Bilangan Oktal



1. Bilangan Desimal adalah sistem bilangan yang memiliki 10 digit bilangan yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7,
    8 dan 9. Bilangan desimal adalah bilangan yang berbasis 10.

2. Bilangan Biner (Binary) adalah sistem bilangan yang hanya mempunyai 2 digit bilangan yakni 0
    dan 1. Contoh Bilangan 101110102 atau sama dengan 18610 dalam desimal, setiap bilangan
    pada bilangan biner disebut bit, dimana 1 byte = 8 bit.

3. Bilangan Oktal adalah sistem bilangan berbasis 8. Simbol yang digunakan pada sistem ini adalah 0,
    1, 2, 3, 4, 5, 6, 7. Konversi Sistem Bilangan Oktal berasal dari Sistem bilangan biner yang
    dikelompokkan tiap tiga bit biner dari ujung paling kanan (LSB atau Least Significant Bit).

4. Bilangan Heksadesimal adalah sistem bilangan berbasis 16. Simbol yang digunakan pada sistem ini
    adalah 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, dan F.

Sistem Bilangan Biner


Sistem bilangan biner adalah sistem bilangan yang mempunyai basis 2, yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan biner modern ditemukan oleh Gottfried Wilhelm Leibniz pada abad ke-17. Sistem bilangan ini merupakan dasar dari semua sistem bilangan berbasis digital. Dari sistem biner, kita dapat mengkonversinya ke sistem bilangan Oktal atau Heksadesimal. Sistem ini juga dapat disebut dengan istilah bit, atau Binary Digit. Pengelompokan biner dalam komputer selalu berjumlah 8, dengan istilah 1 Byte. Dalam istilah komputer, 1 Byte = 8 bit. Kode-kode rancang bangun komputer, seperti ASCII, American Standard Code for Information Interchange menggunakan sistem peng-kode-an 1 Byte.

Sistem Bilangan Heksadesimal


Sistem heksadesimal menggunakan basis 16. Jadi memiliki 16 kemungkinan simbol digit. Sistem ini menggunakan digit-digit : 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, dan F.